Selamatkan Itik Pegagan: Pilar Ekonomi Rakyat & Kedaulatan Pangan Lokal
Oleh: Dr. drh. Jafrizal, MM
Di Sumatera Selatan, ada satu kekayaan lokal yang sering terabaikan dan mulai kurang muncul: Itik Pegagan. Unggas khas rawa dan sawah ini bukan hanya penghasil telur, tapi juga aset genetik yang sangat berharga. Sayangnya, banyak orang mulai melupakan keberadaannya karena masuknya itik dari luar daerah.
Kenapa Itik Pegagan Penting?
* Tahan hidup di rawa dan sawah, cocok dengan lingkungan kita.
* Telurnya bergizi tinggi, bisa membantu mencegah stunting pada anak-anak.
* Mudah dipelihara, bahkan bisa diliarkan di pekarangan rumah tanpa butuh lahan luas.
Manfaat untuk Rakyat
Peternakan rakyat berbasis Itik Pegagan bisa jadi sumber penghasilan baru. Dengan modal sederhana, masyarakat desa bisa beternak, menjual telur, bahkan mengolahnya jadi produk makanan. Ini artinya:
* Ada lapangan kerja baru
* Mengurangi pengangguran
* Membantu keluarga keluar dari kemiskinan
Telur untuk Kesehatan
Telur Itik Pegagan kaya protein. Jika program konsumsi telur dimasukkan ke program gizi pemerintah—misalnya untuk balita, ibu hamil, dan pelajar—maka selain melestarikan itik, kita juga sedang menyelamatkan generasi masa depan dari stunting.
Menuju Swasembada Telur Itik
Saat ini, banyak kebutuhan telur itik di Sumsel masih didatangkan dari Jawa, Lampung, dan Sumbar. Padahal, kalau digarap serius, Sumsel bisa swasembada telur itik, bahkan jadi pemasok nasional. Caranya dengan:
* Menguatkan peternakan rakyat
* Dukungan pemerintah daerah
* Kemitraan dengan swasta
* Teknologi budidaya & pemasaran
Harapan
Itik Pegagan adalah warisan Nusantara sekaligus harapan masa depan. Melestarikannya berarti menjaga ekonomi rakyat, kesehatan anak bangsa, dan kedaulatan pangan lokal. Mari bersama menjadikan Itik Pegagan sebagai ikon kebanggaan Sumatera Selatan.
* Pejabat Otoritas Veteriner Prov Sumsel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar