TIP BAGAI MANA UPAYA AGAR SAPI TETAP SEHAT?
Dalam usaha budi daya sapi potong selain harus memperhatikan pakan, bibit juga harus memperhatikan persyaratan kesehatan hewan meliputi situasi penyakit hewan dan pencegahan penyakit hewan.
Situasi Penyakit Hewan: usaha budi daya sapi potong harus terletak di lokasi yang tidak terdapat gejala klinis atau bukti lain tentang penyakit radang limpa (Anthrax); dan penyakit menular strategis lainnya yang berbahaya bagi kesehatan sapi.
Pencegahan Penyakit Hewan harus dilakukan dengan cara: Pengebalan dilaksanakan melalui vaksinasi, pemberian antisera, dan peningkatan status gizi hewan yang dilakukan oleh perusahaan peternakan, peternak, dan orang perseorangan yang memelihara hewan. Pelaksanaan vaksinasi dan pemberian antisera hewan dilakukan oleh dokter hewan dan/atau di bawah penyeliaan dokter hewan.
Pengoptimalan kebugaran hewan juga perlu dilakukan dengan cara penerapan prinsip
kesejahteraan hewan.
Biosecurity menjadi palang pintu terdepan yang perlu dilaksanakan oleh peternak dengan cara: menyediakan fasilitas desinfeksi untuk staf/karyawan dan kendaraan di pintu
masuk peternakan; menjaga agar tidak setiap orang dapat bebas masuk dan keluar kandang yang memungkinkan terjadinya penularan penyakit; lokasi usaha peternakan tidak mudah dimasuki binatang liar dan hewan peliharaan lainnya yang dapat menularkan penyakit; melakukan desinfektan kandang dan peralatan, penyemprotan terhadap serangga, lalat dan pembasmian terhadap hama lainnya dengan menggunakan
desinfektan yang ramah lingkungan atau teregistrasi; sapi yang menderita penyakit menular dipisahkan dan dimasukkan ke kandang isolasi untuk segera diobati atau dipotong dan sapi serta bahan yang berasal dari kandang yang bersangkutan tidak diperbolehkan dibawa keluar komplek
peternakan; melakukan pembersihan kandang sesudah kandang dikosongkan dan dibiarkan selama 2 minggu sebelum dimasukkan sapi baru ke dalam kandang; setiap sapi baru yang masuk ke areal peternakan harus ditempatkan di kandang
karantina/isolasi selama 1 (satu) minggu, selama sapi di kandang
karantina/isolasi harus dilakukan pengamatan terhadap kemungkinan adanya
penyakit; dan segera mengeluarkan sapi yang mati dari kandang untuk dikubur atau
dimusnahkan.
Untuk mengoptimalkan potensi produksi dan produktivitas sapi perlu dilakukan prinsip
kebebasan hewan pada saat penangkapan, penanganan, penempatan, pengandangan,
pemeliharaan, dan perawatan paling sedikit harus dilakukan dengan: cara yang tidak menyakiti, tidak melukai, dan/atau mengakibatkan stress; menggunakan sarana, prasarana, peralatan yang bersih dan tidak menyakiti, tidak melukai dan/atau tidak mengakibatkan stres; menggunakan kandang yang memungkinkan sapi leluasa bergerak, dapat melindungi sapi dari predator dan hewan pengganggu serta melindungi dari panas dan hujan; memberikan pakan dan minum yang sesuai dengan kebutuhan fisiologis sapi; dan memisahkan sapi yang bersifat superior dari yang bersifat inferior.
Dr. drh. Jafrizal, MM
Dokter Hewan
Medik Veteriner Ahli Madya Prov Sumsel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar